Kurikulum Pendidikan Islam Multikultural (Analisis Tujuan Taksonomi dan Kompetensi Peserta Didik)

Tri Wahyudi Ramdhan(1*),

(1) Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Hikmah Sumenep - Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


This article will to discuss the curriculum of multicultural Islamic education. Considering the curriculum discussion is very diverse, from a narrow and broad scope, however in general the scope or component of the curriculum consists of elements (1) goals; (2) content or material; (3) material delivery process or system; and (4) evaluation. And in this paper not all elements of the curriculum are of concern, the discussion will only be focused on elements of objectives that will be associated with multicultural Islamic values. Thus the focus that is the main target of the author in this discussion is about goals, precisely about the hierarchy of the formulation or formulation of educational goals, and taxonomy to develop learning objectives and the preparation of instruments for evaluation of multicultural Islamic learning outcomes.

 

Pada tulisan ini membahas tentang kurilum pendidikan Islam multikultulral. Mengingat pembahasan kurikulum sangat beragam, dari cakupan sempit maupun luas, namun demikian secara umum cakupan atau komponen kurikulum terdiri dari unsur (1) tujuan; (2) isi atau materi; (3) proses atau sistem penyampaian materi; dan (4) evaluasi. Dan dalam tulisan ini tidak seluruh elemen kurikulum tersebut menjadi perhatian, pembahasan hanya akan difokuskan pada elemen tujuan yang akan dihubungkan dengan nilai-nilai Islam multikultural. Dengan demikian fokus yang menjadi sasaran utama penulis dalam pembahasan ini adalah mengenai tujuan, tepatnya tentang hirarki penyusunan atau perumusan tujuan pendidikan, serta taksonomi untuk menyusun tujuan pembelajaran serta penyusunan intrumen evaluasi hasil pembelajaran Islam multikultural.


Keywords


Pendidikan Islam Muktikultural, Taksonomi, Kompetensi Siswa

Full Text:

PDF

References


A. Fuad Fanani, 2004, Islam Mazhab Kritis: Menggagas Keberagamaan Liberati, Jakarta: Kompas Gramedia.

Abdurrahman Saiih Abdullah, tt, Educational Theory a Quranic Outlook, Makkah al-Mukarramah: Umm al-Qura University.

Ahmad D. Marimba, 1962, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: PT. Al-Ma'arif.

Ainul Yaqin, 2005, Pendidikan Multikultural Cross-cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan, Yogyakarta: Pilar Media.

Ali Ashraf, 1993, Horison Baru Pendidikan Islam, Jakarta: Pustaka Firdaus, cet. ke-3

Alwi Shihab, 1993, Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama, Bandung: Mizan.

Busman Edyar, 2003, RUU Sisdiknas dan Pendidikan Pluralis-Multikultural”, dalam Kompas¸ 31 Maret 2003

Crow and Crow, 1990, Pengantar llmu Pendidikan, Yogvakarta: Rake Sarasin, edisi III.

Dimyati dan Mudjiono, 1995, Belajar dan Pembelajaran, Bandung, Remajarosdakarya.

Direktorat Kemahasiswaan dan Pembelajaran Dirjen Pendidikan Tinggi Kementeria Pendidikan dan Kebudayaan, 2014, Buku Kurikulum Pendidikan Tinggi, Tahun 2014

Geneva Gay, 1994, A Synthesis of Scholarship in Multicultural Education, dalam Urban Education Monograph Series, (Washington, NCREL's Urban Education Program.

H. A.R. Tilaar, 2003, Kekuasaan dan Pendidikan, Magelang: Indonesiatera.

Hamim Ilyas, 2005, Multikulturalisme dalam Islam: Memahami Prinsip, Nilai dan Tujuan Multikulturalisme dalam Islam untuk Mencapai Kualitas Keterpilihan, Yogyakarta: Idea Press.


Article metrics

Abstract views : 61 | views : 56


DOI: http://dx.doi.org/10.32478/ngulang.v1i2.233

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tri Wahyudi Ramdhan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.