MANAJEMEN PESANTREN DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PONDOK PESANTREN AL-AMIN NGASINAN REJOMULYO KEDIRI

Published : 2018-04-09 | Abstract viewsc: 511 | PDF views: 502
------------------------------------------------------------------------------------------------
: MIFTAKHUL MUNIR(1*),

(1) Stai Ma'had Aly Al-hikam Malang
(*) Corresponding Author

Abstract


Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang telah ikut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Lembaga ini sering dikatakan tradisional dikarenakan mempunyai kekhasan tersendiri dalam sistem pendidikannya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman tidak sedikit pondok pesantren yang mengadakan pengembangan dengan menerapkan sistem pendidikan modern. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya pemeliharaan pesantren agar tetap survive di tengah arus modernasi. Untuk itu menjadi tantangan bagi seoran kyai dalam mengelolannya. Karena dia sangat bertanggungjawab terhadap kelangsungan pendidikan di sana. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu suatu pendekatan untuk menguraikan ucapan atau tindakan dan keadaan yang dapat diamati dari orang-orang atau subyek. Sumber data yang berupa kata-kata dan tindakan serta dokumen diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Setelah dilakukan analisa, kemudian data dicek keabsahannya melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan serta trianggulasi. Tahap terakhir yaitu berupa penulisan laporan.

Pengembangkan pendidikan adalah mengalir saja maksudnya apa yang dibutuhkan santri itu yang menjadi prioritas utama asalkan bermanfaat bagi semua pihak baik bagi dirinya sendiri, agama, masyarakat dan bangsa. pengembangkan pendidikan meliputi beberapa bidang, yaitu: a) pendidikan agama, b) pendidikan formal/umum, c) pendidikan dakwah, d) pendidikan kesenian, e) pendidikan ketrampilan, dan f) pendidikan olahraga dan kesehatan.


Keywords


Peningkatan Pendidikan, Pondok Pesantren

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Yazid, "kyai antara moral dan simbol", (http://serrum.org/buntet pesantren/2015/10/21 DEPAG, Pola Pembelajaran di Pesantren (Jakarta: Ditpekapontren Ditjen Kelembagaan Agama Islam Depag, 2003). Dhofier, Zamakhsyari, Tradisi Pesantren Studi tentang Pandangan Hidup Kyai (Jakarta: LP3ES, 1985). Furchan, Arif, Pengantar Metode Penelitian Kualitatif (Surabaya: Usaha Nasional, 1992). H. M. Sulthon dan Moh. Khusnuridlo, Manajemen Pondok Pesantren (Laks Bang Pressindo, 2006).

http://www.balitbangjatim.com/jurnal_mainIsi_detail.asp?id_jurnal=12&id_isi=17&hal=5

http://www.mail-archive.com/rantaunet@googlegroups.com/msg02206.html. Husen Usman, Purnomo Setiyadi Akbar, Metodologi Penelitian Sosial (Jakarta: Bumi Aksara, 1998). Khoirudin, Politik Kyai, Malang: Averroes Press, 2005. Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000). Mubin, Nurul, Gagap Politik Kaum Santri (Yogyakarta: Rumah Mustika, 2006).

S. Margono, Metode Penelitian Pendidikan (jakarta: PT. Rineka Cipta, 2005).

Suharsini, Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan praktek (Jakarta: Rineka Cipta, 1998). Suhartono, Irwan. Metodologi Sosuial (Bandung: Remaja Rosda Karya, 1995) Tri Dayakisni dan Hudaniyah, Psikologi Sosial (Malang: UMM Press, 2006). Wahid, Marzuki. Pesantren Masa Depan (Bandung: Pustaka Hidayah, 1999)


Article metrics

Abstract views : 511 | views : 502


DOI: http://dx.doi.org/10.32478/evaluasi.v1i1.66

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 EVALUASI