INTERNALISASI NILAI KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI KEGIATAN MENGHAFAL AL-QUR'AN

Wildan Kamalludin(1*), Ganjar Muhammad Ganeswara(2), Fahrudin -(3),

(1) UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi karakter disiplin siswa pada kegiatan menghafal Qur’an di Sekolah Dasar Sedunia. Paradigma penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru tahfidz SD Sedunia. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan Teknik purposive dengan memilih sejumlah informan yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kegiatan menghafal Al-qur’an merupakan kegiatan yang bisa mengnternalisasi nilai karakter disiplin di sekolah dasar. Guru membuat perencanaan seperti rencana pelaksanaan pembelajaran, metode dan strategi yang jelas untuk mencapai target capaian hafalan siswa. Tahap pelaksanaan, guru menjaga konsistensi dalam penerapan aturan sekolah maupun kelas. Tahap akhir, guru melakukan refleksi terhadap hafalan dan perilaku disiplin siswa pada tiap pembelajaran. Kegiatan seperti menghafal Al-qur’an, muroja’ah, dan mengikuti aturan mampu menginternalisasi nilai disiplin siswa. Upaya internalisasi nilai disiplin ini tidak terlepas dari keteladanan guru-guru.

 


Keywords


Internalisasi, Nilai Karakter Disiplin, Menghafal Al-qur'an

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Creswell, Jhon W. (2014). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih diantara Lima Pendekatan terj. Ahmad Lintang Lazuardi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Davidson, M., Lickona, T., & Khmelkov, V. (2007). Smart and good schools: A paradigm shift for character education. Education Week. 27(12), 31-40.

Hakam, K. A., & Nurdin, E. S. (2016). Metode internalisasi nilai-nilai. Bandung: Maulana Media Grafika.

Hakam, K. A. (2000). Pendidikan Nilai. Bandung: CV Maulana.

Johansson, E., dkk. (2011). “Practices For Teaching Moral Values in the Early Years: A Call for a Pedagogy Of Participationâ€. Education, Citizenship And Social Justice, 6 (2), Hlm. 109–124

Lickona, T. (1991). Educating for Character. New York: Bantam Books.

Moleong, Lexy J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. (rev,ed; Bandung: PT Remaja Rosdakarya,

Nazir, M. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia

Ryan, D.G. & Krathwohl, D.R. (1965). Stating Objectives Appropriately for Program, for Curriculum, and for Instructional Materials Development. Journal of Teacher Education. 16; 83 -92.

Sugirin, S. (2010). Affective Domain Development: Reality And Expectation. Cakrawala Pendidikan, (3), 85667.

Suparno, P. (2012). Harapan Untuk Kurikulum Baru. [Online]. Kompas, 29 September

Sri Mulyani, (2016) Metode Analisis dan Perancangan Sistem. Bandung: Abdi Sistematika.

Tafsir, A. (2010). Ilmu Pendidikan Islam dalam Perspektif Islam. Bandung: Rosdakarya, cetakan ke-9.


Article metrics

Abstract views : 39 | views : 59


DOI: http://dx.doi.org/10.32478/talimuna.v9i2.462

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Wildan Kamalludin, Ganjar Muhammad Ganeswara, Fahrudin -

License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.